oleh

BURSA SAHAM ANJLOK DI BULAN OKTOBER PENGARUH RUPIAH

Netliputan.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada awal perdagangan. Pergerakan IHSG mengikuti laju bursa saham global. Sebagian besar sektor saham melemah sehingga menekan IHSG. Sektor saham infrastruktur melemah 1,14 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham infrastruktur tergelincir 0,97 persen dan sektor saham keuangan merosot 0,64 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham BMSR naik 27,85 persen ke posisi Rp 202 per saham. Saham RIGHT melonjak 19,01 persen ke posisi Rp 1.440 per saham. Saham MKPI menanjak 9,09 persen ke posisi Rp 24.000 per saham.

Saham-saham yang merosot antara lain saham DIGI turun 9,29 persen ke posisi Rp 1.025 per saham, saham JACK melemah 6,67 persen ke posisi Rp 112 per saham, dan saham RELI tergelincir 8,26 persen ke posisi Rp 222 per saham.

Bursa saham Asia kompak tertekan. Indeks saham Hong Kong Hang Seng melemah 0,17 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi susut 0,75 persen, indeks saham Jepang Nikkei tergelincir 0,55 persen.

Selain itu, indeks saham Shanghai merosot 1,9 persen, dan catatkan penurunan terbesar, indeks saham Singapura melemah 0,52 persen dan indeks saham Taiwan melemah 0,53 persen.

Perkiraan Bursa saham Bulan ini

 

IHSG bulan mei Ditutup Melemah 0,33 Persen
Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.693,39 – 5.730,06, Netliputan.com. Sebelumnya, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi terkoreksi pada perdagangan saham.  Nilai mata uang rupiah masih menjadi sentimen dalam negeri yang menekan laju IHSG.

Analisis Bursa menurut Jimmy dan Jack mengatakan. IHSG berpeluang melemah dengan rentang harga di support resistance 5.820-5.900 pada perdagangan hari ini. Mereka turut menekankan, sentimen luar negeri juga masih membebani pergerakan IHSG. Global market termasuk dan juga dilihat dari pergerakan 2 hari terakhir ini.  Kenaikan volume tidak naik signifikan dan terbentuk di bawah di level 5.800-5.820. Jadi potensi tutup bawah dalam 1-2 hari ini,” Dari Netliputan.com.

Pada hari ini, analis Jimmy dan jack merekomendasikan membeli saham PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) dengan kisaran harga antara Rp 3.200 hingga Rp.3.320 per saham.

Selain itu, dia juga menyarankan untuk membeli saham PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharm (CARS) pada level harga antara Rp 2.450-Rp 2.650 dan saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk di harga Rp800-850 per saham.

Sementara itu, Analisis JACK meramalkan IHSG berpotensi menguat pada pergerakan indeks. Ia memproyeksikan IHSG di kisaran 5.890-5.810.

Adapun saham yang pantas dikoleksi pada hari ini Ujar JIMMY antara lain PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT JAPFA Tbk (JPFA), serta PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Komentar

News Feed