oleh

Himbauan Bawaslu Bekasi Terkait Masa Tenang Pemilu 2019

Net Liputan News – Setelah melalui proses panasnya kampanye Pemilu 2019, saat ini sudah memasuki masa tenang pemilu 2019 yang artinya adalah sudah tidak di perbolehkan lagi berkampanye sampai dengan hari pencoblosan.

Pemilu 2019 ini memang terlihat sangat memanas sepanjang masa kampanye, terutama untuk masing – masing kubu pendukung calon presiden nomor urut 01 dan 02. Untuk pasangan 01 adalah pasangan Joko Widodo & Maaruf Amin, sedangkan nomor urut 02 adalah Prabowo Subianto & Sandiaga Uno.

Masing – masing paslon juga sudah melewati masa – masa debat guna untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat Indonesia, manakah yang lebih layak untuk memimpin Indonesia 5 tahun kedepan.

Kampanye berakhir, Masa Tenang pun tiba. Bawaslu Kota bekasi turut memberikan himbauan untuk masyarakat Indonesia, terutama pada kategori sosial media. PKV Games

Himbauan Bawaslu Bekasi Terkait Masa Tenang Pemilu 2019

Selama masa tenang Pemilu 2019, Bawaslu Kota Bekasi larang juru kampanye partai politik atau peserta pemilu untuk kembali berkampanye, sekalipun melalui media sosial.

Hal itu sesuai dengan Undang-Undang (UUD) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, masa tenang adalah masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas kampanye pemilu.

“Tidak boleh lagi di masa tenang ini lakukan kampanye dalam bentuk apapun. Termasuk di medsos itu,” kata Koordinator bidang pengawasan Bawaslu Kota Bekasi, Ali Mahyail saat dikonfirmasi, Senin (15/4/2019). PKV Games

Dia menjelaskan, larangan kampanye itu juga termasuk dalam bentuk pesan berantai melalui WhatsApp, SMS, atau aplikasi chat lainnya. “Semua enggak boleh, bentuk ajakan memilih ataupun segala macam sosialisasi pemilu ini tidak boleh lagi,” ujar Ali.

Selain kepada juru kampanye, diimbau kepada masyarakat juga agar tidak menyalurkan pesan berantai berisi ajakan memilih suatu caleg atau capres melalui WhatsApp atau aplikasi lainnya.

“Meski bukan tim juru kampanye atau orang partai, tetap mereka (masyarakat) dilarang menyebarkan ajakan memilih salah satu paslon. Hargai orang berpikir menentukan pilihanya sendiri di masa tenang ini,” tutur Ali.

Tentu saja kita semua sama – sama mengharapkan pemilu yang sehat dan bersih. Dengan adanya pemilu yang sehat, pasti pemimpin yang akan terpilih nantinya juga akan menjalankan tugasnya dengan baik.

Komentar

News Feed