oleh

Penyebar Hoax Penculikan Anak Telah Diamankan Polisi

Net Liputan – Polisi telah mengamankan dua orang pelaku penyebar hoax atau berita bohong tentang penculikan anak.

Kedua pelaku pun ditangkap polisi di lokasi yang berbeda. Satu pelaku ditangkap di bogor, dan satu lagi di Jakarta Pusat.

Diketahui profesi kedua pelaku yakni yang satu bekerja sebagai satpam, dan satu lagi bekerja sebagai sopir pribadi.

Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di kompleks Mabes Polri pada saat di wawancara media.

Namun, Irjen Setyo Wasisto tidak menjelaskan secara rinci tentang konten berita bohong yang disebarkan oleh kedua pelaku.

“Pelaku memanfaatkan media sosial Facebook untuk menyebarkan berita bohong atau hoax tentang kasus penculikan anak.

Saat ditanya, pelaku hanya menjawab bahwa itu hanyalah candaan atau iseng – iseng menyebar berita hoax.

“Motifnya memang iseng, tapi inilah yang harus digaris bawahi untuk seluruh masyarakat Indonesia, jangan sekali – sekali menganggap enteng tentang berita bohong, karena dampaknya luar biasa nanti”, ujar Setyo.

Pelaku Penyebar Hoax Lebih Dari Dua Orang

Penyebar Hoax Ditangkap Polisi
Polisi Telah Menangkap Pelaku Penyebar Hoax

Setyo menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan jika pelaku akan bertambah. Saat ini polisi masih terus memburu pelaku lainnya.

“Saat ini kami sudah mengidentifikasi lima akun sosial media, dan satu persatu akan kita ungkap nantinya”, kata Setyo.

Setyo juga meminta kepada masyarakat Indonesia, khususnya pengguna sosial media agar lebih teliti dalam menyaring berita atau informasi yang tersebar di sosial media.

Selain itu pihak kepolisian juga menegaskan bahwa setiap masyarakat yang menggunakan sosial media wajib bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya di sosial media tersebut.

“Saya minta dengan sangat tegas, jika pengguna sosial media harus bertanggung jawab menggunakan sosial media dan memikirkan dampaknya. Jangan terlalu cepat iseng menyebarkan berita atau info yang belum tau kebenarannya”, tutur Setyo.

Jika masyarakat masih bandel akan hal tersebut, maka polisi akan bertindak tegas dan akan menempuh ke jalur hukum.

Baca Juga : Eksekusi Mati Tuti Di Arab Saudi Disesalkan Presiden Jokowi

Komentar

News Feed