oleh

Yang Terdengar Hanya lah Suara Air….Setelah gempa palu

Yang terdengar hanya lah suara air dan tanpa ada suara peringatan Tsunami setelah Gempa Palu

netliputan.com – Sejumlah warga kota palu,sulawesi Tengah ,tak mendengar suara sirene yang menandakan akan terjadi nya Tsunami setelah bencana Gempa Palu terjadi pada saat itu.

Agus (40) mengaku tak mendengar suara air tersebut sesudah terjadi gempa. saat itu dirinya tengah berada di Jalan Mohammad Hatta ,Kota Palu

“Tidak mendengar suara sirene Tsunami,”Kata Agus saat ditemui Netliputan.com .

Lihat juga :BNPB Indonesia Kekurangan dan Alat Pendeteksi Gempa.

Hal senada juga disampaikan Ririn (25). Ia mengaku tak mendengar suara Sirene atau Alarm apapun terkait dengan peringatan dini Tsunami.

“Saya enggak dengar, yang dengar justru orang teriak ‘air..air’,” ujar Ririn.

Warga lainnya, Gugun pun mengakui hal yang sama. Saat terjadi gempa, Gugun bersama rekan-rekannya tengah berada di kantor yang terletak tak jauh dari Pantai Talise.

Lihat juga: Sirene di Nusa Penida Berbunyi, Warga Mengungsi ke Bukit

Usai gempa, ia bersama rekan-rekannya pun segera menyelamatkan diri. Namun, Gugun tak mendengar bunyi sirene atau alarm apapun sebagai tanda peringatan dini tsunami.

“Enggak ada itu sirene, kita dekat dengan pantai, tapi tak ada suara sirene,” kata Gugun.

Warga Tak Dengar Suara Sirine Sebelum Tsunami Gempa dan tsunami mengguncang Palu, Sulawesi Tengah. (Netliputan.com)
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho telah menjelaskan kronologi gempa dan Tsunami di Sulteng yang menewaskan sedikitnya 1.234 orang.

Gempa bumi awalnya terjadi pada pukul 13.30 WIB dengan magnitude 6 skala Ricther yang mengguncang Donggala sejauh 9 kilometer. Gempa tersebut menyebabkan satu orang meninggal dan 10 orang luka.

Tak berapa lama, Sekitar Pukul 14.00 WIB terjadi gempa susulan yang lebih besar dengan 7,7 skala ritcher kemudian direvisi 7,4 SR dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada di jalur sesar Palu Koro.

Lihat juga: Pemerintah Susun Inpres Penanganan Gempa-Tsunami Sulteng

Pengkor mengatakan gempa tersebut merupakan gempa dangkal tetapi karena terjadi di jalur sesar Palu Koro berpotensi memicu Tsunami.

Pada pukul 17.20 WIB, Pengkor mengatakan, BMKG mengeluarkan warning tsunami dengan status siaga dan waspada.

Tsunami menerjang Palu, Sulawesi Tengah. Kawasan tersebut merupakan kawasan permukiman padat, selain banyak warga yang beraktifitas di pantai.

Komentar

News Feed